Dalam Hitungan Jam, Pemerintahan Thailand Dirombak Oleh Orang Bertato

Dalam Hitungan Jam, Pemerintahan Thailand Dirombak Oleh Orang Bertato

 


 


Bandung, Headline News Indonesia, 04/07/2025
Kata temen yang punya tato, Bertato atau tidak bertato, bukan jaminan masuk syurga. Tapi bukan berarti bertato itu boleh dilakukan begitu saja tanpa alasan yang tepat. CPNS Indonesia saat ini bahkan menerima mereka yang bertato karena memang latar belakang adat budaya, atau karena alasan kesehatan. Bandingkan syarat CPNS ini beberapa tahun yang lalu, yang memposisikan mereka yang bertato sebagai bukan warga negara yang baik.Saat ini di Indonesia, bertato pun boleh mendaftar jadi CPNS, dan juga bahkan di posisi TNI/Polri. Mendiskriminasi
orang bertato bisa diajukan ke pengadilan karena melanggar Undang-Undang tentang HAM.

Akan tetapi realitas yang terjadi di Thailand malah jauh lebih mengejutkan. Seluruh susunan Kabinet di Pemerintahan Thailand dikendalikan oleh satu orang bertato. Gonjang-gonjing akibat politik dalam negeri Thailand yang tidak jelas, beberapa hari terakhir, akibat seteru dengan negara penuh kejahatan TPPO (tindak pidana perdagangan orang/manusia), Kamboja, berhenti sementara, oleh orang bertato.

Si pemilik tato keren itu melantik dan mengesahkan penggantian jabatan sementara, Perdana Menteri cantik, Paetongtarn Shinawatra (37 tahun), yang diskors dan dinonaktifkan oleh Mahkamah Konstitusi Thailand Selasa (1/7) kemarin. Para hakim Mahkamah Konstitusi memberikan suara 7 berbanding 2 untuk menskors Prerdana Menteri Cantik itu dari tugasnya sebagai Kepala Pemerintahan Thailand.

Suriya Juangroongruangkit diminta bertindak sebagai Penjabat Perdana Menteri, sementara Paetongtarn Shinawatra diminta dalam 15 hari menyiapkan
pembelaannya dalam sidang yang akan dilakukan, karena dugaan pelanggaran etika yang dihembuskan oleh partai oposisi pemerintah. Akan tetapi posisi Suriya Juangroongruangkit tak bertahan lama, pada 3 Juli 2025, Suriya digantikan dengan cepat oleh Phumtham Wechayachai yang diangkat menjadi Menteri Dalam Negeri dan segera menggeser jabatan sementara Suriya sebagai Perdana Menteri sementara.

Susunan Kabinet sementara yang baru pun diajukan untuk dilantik oleh orang bertato yang sangat berpengaruh di Thailand. Sejak tanggal 3 Juli, Pejabat Perdena Menteri Sementara, adalah Menteri Dalam Negeri Thailand, Phumtham Wechayachai, mantan Menteri Pertahanan Thailand. Sementara si cantik, Paetongtarn Shinawatra, putri bontot mantan Perdana Menteri Shinawatra, diposisikan di jabatan Menteri Kebudayaan, dan diminta dalam 15 hari menyiapkan sanggahan atas tuduhan dari partai oposisi pemerintah. Jika gagal, maka jabatannya akan dihapus dan digantikan dengan Perdana Menteri baru. 


 

Baca Juga : 

Jabatan PM Thailand Dibekukan, Ekonomi Negeri Gajah Putih Diambang Resesi

Dalam Hitungan Jam, Pemerintahan Thailand Dirombak Oleh Orang Bertato

 
 

 

Dan dalam hitungan jam, gonjang-ganjing politik Thailand pun berhenti di depan pengesahan yang dilakukan oleh orang bertato. Negara Gajah Putih itu pun kembali fokus menghadapi ancaman resesi ekonomi yang parah.

Orang bertato yang berpengaruh besar itu, adalah Maha Raja Vajiralongkorn. Raja Thailand ini memiliki tato di sekujur tubuhnya, berbeda dengan raja-raja yang pernah ada sebelumnya, yang biasanya bertubuh bersih tanpa tato. Mereka yang bertato dianggap tidak memiliki hak sebagai civilian yang baik, akan tetapi Thailand bisa menjadi contoh baru, bahwa stigma tentang Tato itu tidaklah selamanya benar. Raja Thailand saja adalah seorang yang bertato. Jadi standar orang baik disamakan dengan tidak bertato itu tidak selamanya benar. Demikian juga stigma bahwa orang bertato itu bukan warga yang baik juga sama sekali tidak benar. Hampir 72 juta warga Thailandmenghormati Raja nya, yang bertato itu. Konon pada masa remaja nya, selama menjadi Putra Mahkota sebelumnya, selalu dipenuhi dengan kegiatan hingar-bingar, sehingga akhirnya ada tato yang menempel di tubuh Raja Vajiralongkorn (Vijay)

 

 

Redaksi

Redaksi Headline News Indonesia

Lebih baru Lebih lama