Para Copet Bergentayangan Di CFD Jalan Ponti Sidoarjo

  Para Copet Bergentayangan Di CFD Jalan Ponti Sidoarjo

 


 

Sidoarjo, Informatika News Line, 3/8/2025

Sejumlah ibu-ibu yang sedang berbelanja dan mencuci mata di area  Pasar Rakyat  CFD (Car Freeday) Jalan Ponti Sidoarjo mengeluhkan bergentayangan nya copet di tengah-tengah keramaian pasar rakyat jalanan itu. 

Bu Sumi (45 tahun) pagi-pagi Minggu (3/8), ikut antri berjalan-jalan dan melihat-lihat berbagai barang dagangan yang digelar di pasar CFD Jalan Ponti Sidoarjo beserta 4 orang ibu-ibu temannya. Saat melihat-lihat dan akan membeli di salah satu stand baju murah, trif (baju bekas import murah) tiba-tiba Bu Sumi, merasakan tas yang dibawanya ada yang membuka dengan paksa. Dompet beserta isinya raib dalam waktu sekejab. Bu Sumi baru sadar setelah tas yang dibawanya terbuka dan dompet beserta isinya raib.

 

 

"Saya terkejut, tapi saya tidak melihat yang mencopet. Untungnya handphone tidak ikut diambil. " kata Sumi kepada Informatika News Line yang saat itu berada di lokasi. 

"Biasanya handphone saya taruh di dompet wasiat yang isinya uang untuk berbelanja. Tapi ini tadi setelah senam di Lippo saya gunakan handphone selfie selfie bersama ibu-ibu yang lain, sehingga posisi handphone tidak di dalam dompet ..."  kata Sumi lebih lanjut. 

Berpakaian serba merah putih, Bu Sumi dan 4 orang Ibu-Ibu yang lain, Minggu pagi ini (03/08) memang melakukan kegiatan senam di kawasan LIPPO Mall Sidoarjo. 

" Senam pagi hari ini meriah sekali, karena kita-kita senam sambil merayakan HUT Republik Indonesia... pulang dari Senam Pagi kita jalan-jalan cuci mata di kawasan Jalan Ponti Sidoarjo..." Kata Bu Sumi lebih lanjut kepada Informatika News Line.

Ketika informatika news line, menawarkan untuk melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian Bu Sumi menolak. 

" Sudahlah saya ikhlaskan saja, kalau lapor ke Polisi malah ruwet ....." Kata Bu Sumi.

Kepada informatika news line Bu Sumi menceritakan bahwa di dalam dompet wasiat nya itu adalah uang belanjaan, yang jumlahnya tidak terlalu banyak. Sumi mengikhlaskan dompet berisi uang yang dicopet dan menolak untuk melaporkannya kepada pihak berwajib. 

" Hanya 100 ribu uang belanja.. gak papa deh ... itung-itung amal... gak usah lapor ke polisi, capek ...cuman uang 100 ribu saja... biarin lah...."

Bu Sumi adalah salah satu korban pencopetan yang ada di kawasan pasar kaget car free day Jalan Ponti Sidoarjo. Informatika News line mencatat kasus pencopetan yang dialami oleh Bu Sumi ini adalah yang kesekian kalinya terjadi. 

"Beberapa waktu yang lalu ada juga ibu-ibu yang kehilangan uangnya karena dicopet..." cerita salah satu ibu-ibu yang lain kepada Informatika News Line. 

Kawasan Car Free Day Jalan Ponti adalah termasuk kawasan pasar rakyat kaget dengan ratusan jumlah pedagang. Kawasan di sebelah Barat GOR Delta Sidoarjo ini setiap hari Minggu menjadi tujuan ribuan warga Sidoarjo menikmati beragam dagangan murah yang terjangkau. Di Sebelah Selatan CFD jalan Ponti, ada juga pasar Rakyat Rakyat Taman Pinang yang terpisah oleh bundaran jalan di sudut Barat GOR Delta Sidoarjo.

Secara umum, Sidoarjo adalah salah satu lokasi di Jawa Timur, yang memang termasuk kawasan dengan tingkat kriminalitas tinggi. Tingkat kejahatan yang terjadi di Sidoarjo termasuk yang tertinggi kedua di Jawa Timur setelah Kota Surabaya. 

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Cristian Tobing pada awal tahun 2025 yang lalu  kepada pers, menyebutkan ada lebih kurang 1500 an kasus kriminal yang terjadi di Sidoarjo yang dari tahun ke tahun mengalami dinamika naik dan turun. 

Sementara itu, untuk mengatasi pengendalian kejahatan dan melayani masyarakat sendiri, Pemkab Sidoarjo telah menyediakan sarana panggilan darurat Call Center 112 yang langsung terkoneksi ke pusat panggilan Polresta Sidoarjo.

Statistik Tingkat Kejahatan di Kota-Kota Di Jawa Timur (BPS)

 

 

Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., MKn menyatakan bahwa call centre darurat 112 tersebut bisa dinikmati oleh masyarakat Sidoarjo dengan layanan cepat 

"Dalam durasi 5 sampai 10 menit setelah laporan masuk, polisi sudah sampai di lokasi untuk melakukan penanganan. Respon cepat ini menjadi salah satu indikator utama Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam melayani rakyat," kata Subandi.

Akan tetapi meskipun layanan perlindungan kepada warga disiapkan dengan sedemikian baik, kejahatan pencopetan di CFD Jalan Ponti Sidoarjo ini terus berulang terjadi, beberapa kali terjadi, menyerang Ibu-ibu yang menikmati belanja Minggu pagi di CFD. 

Mereka yang menjadi korban, menolak melaporkan kejadian, karena bayangan rumitnya administrasi pelaporan yang akan mereka hadapi. Sementara karena tidak ada laporan dari masyarakat, maka dianggap area CFD Jalan Ponti Sidoarjo aman-aman saja, tak ada tindak kriminal dan ancaman kejahatan yang direkam oleh aparat keamanan. Akan tetapi apa yang dicatat mungkin berbeda dengan apa yang terjadi di lapangan, di CFD Jalan Ponti Sidoarjo. Polemik tak ada habis ini memang sebaiknya diambil kesimpulan, agar para pengunjung pasar kaget tidak hilang waspada, dan menjaga harta berharganya dari ancaman para gerombolan pencuri spesialis copet ini. 

Laporan : PDSJH



Redaksi

Redaksi Headline News Indonesia

Lebih baru Lebih lama