Dampak Penutupan Selat Hormuz : Industri Sidoarjo Mulai Terganggu, Bukan Hanya Helium Global

Dampak Penutupan Selat Hormuz : Industri Sidoarjo Mulai Terganggu, Bukan Hanya Helium Global







Surabaya, 06/04/2026

Sejumlah industri dengan basis dukungan bahan kimia di Sidoarjo mulai terganggu oleh dampak penutupan Selat Hormuz akibat perang Iran, versus Amerika Israel. Tekanan yang besar mulai dirasakan pada industri yang bahan dasarnya bahan kimia dari luar negeri.

Sejumlah pekerjaan sektor industri di Kawasan Industri Juanda Surabaya kepada Informatika News line, selama sepekan terakhir (30 Maret s.d. 05 April) menyampaikan realitas naiknya harga bahan kimia penting ini.

" Harganya melipat sampai 100 persen, dan itupun jumlahnya sangat sedikit. Beberapa bahan kimia bahkan tidak tersedia di Gudang.." kata salah satu bagian penyediaan bahan kimia industri sebuah Perusahaan, di Kawasan Industri terbesar di Jawa Timur.

"Pesanan kita sekarang juga harus cash keras, tidak bisa pembayaran sambil berjalan seperti biasa.."

" Industri kita tidak berani menjual harga produk, karena ketidak pastian harga bahan baku kimia ini "

Saat ditanya tentang kemungkinan pasokan bahan kimia dari dalam negeri. Senior yang terkait pengadaan bahan kimia ini menyatakan tidak tahu.

"Bahan kimia kita berasal dari China dan negara luar lain. Kemungkinan tidak ada bahan kimia dengan spek bahan produksi kami yang berasal dari dalam negeri..."

Pasalnya industri kimia dalam negeri belum mampu memproduksi sejumlah bahan kimia yang dijadikan bahan dasar produksi sejumlah industri tersebut. Padahal industri kimia sebenarnya adalah bidang yang bisa dikembangkan di dalam negeri.

Sementara itu sebuah laporan analisis tentang bahan Helium yang muncul di sejumlah sosial media juga memberikan gambaran pukulan industri global akibat penutupan Selat Hormuz. Sebagaimana yang dilansir oleh analis produk Helium Global yang diangkat oleh analisis Informatika News Line 

MIG

Redaksi

Redaksi Headline News Indonesia

Lebih baru Lebih lama