Pasangan Subandi-Mimik dan Khofifah-Emil, Unggul : Versi Hitung Resmi KPU Sidoarjo
Sidoarjo, 5 Desember 2024
Pasangan Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah-Emir unggul tipis dari pesaing beratnya Risma - Zahrul. Khofifah Emil meraih 455.406 suara sementara Risma-Zahrul meraih 449.507 suara, hanya selisih 5899 suara saja. Sementara Paslon 01 Luluk-Lukmanul calon dari PKB malah hanya meraih 78.400 suara, tidak sampai setengah suara, anomali di Sidoarjo yang dikenal sebagai markas PKB.
Sementara itu Paslon 01 Bupati Sidoarjo : Subandi - Mimik merebut suara dengan selisih yang cukup besar dari Paslon 02 Mas Iin - Edy. Subandi-Mimik berhasil mengumpulkan 559.878 suara, sedangkan Mas Iin-Edy hanya berhasil mengumpulkan 403.999 suara. Selisih suara mencapai 155.879 suara, hampir 40% dari total suara yang dikumpulkan oleh Mas Iin-Edy.
Hasil akhir perhitungan suara tingkat Kabupaten ini resmi disampaikan oleh KPU Sidoarjo dalam Sidang Pleno Terbuka Kamis (05/12). Rekapitulasi Perhitungan Suara dilakukan maraton selama 7 jam di Aula Kantor KPU Sidoarjo, mulai dari pukul 10.00 sampai selesai.
Hadir dalam perhitungan akhir tingkat Kabupaten ini seluruh saksi dari Paslon Gubernur dan Bupati, para Komisioner Bawaslu, dan KPU.
Koordinator Divisi Teknis dan Penyelenggaraan KPU Sidoarjo, Haidar Munjid yang memimpin rapat pleno tersebut memberikan waktu pada tiap-tiap PPK untuk membacakan hasil penghitungan suara yang sudah dilakukan di tingkat kecamatan masing-masing.
PPK yang ada di 18 Kecamatan, membacakan hasil perhitungan yang berasal dari TPS dan PPS Desa/Kelurahan seluruh Kabupaten.
Dalam perhitungan akhir ini semua saksi yang hadir menerima dengan baik, tanpa ada komplain atas laporan hasil rekapitulasi tersebut.
Demikian juga para komisioner Bawaslu ikut mengamini hasil pembacaan tersebut. Suasana ini jauh berbeda dengan Pilpres dan Pileg Februari yang lalu. KPU Sidoarjo terpaksa melakukan berbagai upaya meredam protes yang bertubi-tubi muncul pada saat Pilpres dan Pileg yang lalu.
Acara perhitungan maraton tersebut ditutup dengan penandatanganan berita acara Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan dengan lancar, seluruh saksi dan KPU Sidoarjo.
Dalam kesempatan yang sama, Haidar Munjid menyampaikan bahwa Pilgub tersebut diikuti oleh 1.047.960 pemilih, sebanyak 983.313 sah dan 64.647 surat suara lainnya dinyatakan tidak sah.
Sementara itu untuk Pilbup ada 1.045.175 suara, dengan 963.877 surat suara sah, dan sebanyak 81.298 suara tidak sah (TNTW).



